Kabupaten Ngawi yang tanggal 26 Desember 2007 kemarin dilanda banjir selama kurang lebih satu minggu, hari ini tadi terancam banjir kembali. Hujan deras yang mengguyur kota sejak jam 2 siang hingga 10 malam ternyata mengakibatkan kenaikan permukaan air sungai, baik dari Sungai Madiun maupun Bengawan Solo. Ngawi yang menjadi tempat pertemuan dua sungai ini sudah merasakan amukan banjir sebulan lalu, akankah sekarang banjir lagi?
Saya sudah berkeliling ke dua jembatan yang melintasi aliran Sungai Madiun maupun Bengawan Solo. Ternyata memang benar air sungai telah naik, saya melihat di Kampung Baru yang terletak di pinggir Sungai Madiun air sudah mulai menggenangi beberapa lantai rumah yang letaknya paling pinggir. Beberapa rumah pun sudah terlihat kosong ditinggal mengungsi pemiliknya, rumah yang belum selesai dibereskan akibat banjir bulan lalu kini harus ditinggalkan kembali.
Jika pada banjir yang lalu banyak harta benda yang harus dikorbankan karena masyarakat tidak siap menghadapi banjir, maka kali ini warga yang bertempat tinggal di daerah yang rawan banjir lebih siaga menghadapinya. Pengalaman bulan lalu, banyak orang yang tidak mengira bahwa banjir akan sedahsyat itu sehingga mereka tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barangnya karena air keburu datang dan meninggi dalam hitungan beberapa jam.
Di kantor kabupaten pun sejak pagi armada truk Satpol PP dan pemadam kebakaran sudah bersiaga, dilengkapi dengan sarana beberapa perahu motor apabila nanti terjadi banjir dan dibutuhkan evakuasi. Alhamdulillah hari ini hingga sore tidak hujan, sehingga masyarakat boleh sedikit lega permukaan air sungai tidak naik. Yang dikhawatirkan justru air kiriman dari gunung maupun dibukanya pintu bendungan seperti yang diberitakan terjadi bulan lalu, yakni dibukanya bendungan Gajah Mungkur yang berperan dalam terjadinya banjir di Kabupaten Ngawi.
Apapun yang terjadi, saya sebagai warga Ngawi berdoa agar tidak terjadi lagi bencana banjir seperti dulu. Semoga banjir akhir tahun 2007 merupakan bencana terakhir bagi kota kami tercinta. Amin.


Tempat saya di JKT juga banjir mas… :???:
iya mas, saya juga lihat di tv. turut prihatin. Alhamdulillah di sini udah mulai surut kok.
Aduh,moga-moga nggak banjir lagi ya mas,kasihan. Lagian kalo banjir aku nggak bisa menyeberang ke nganjuk or surabaya…
he’em mbak, tapi kayaknya setelah yg banjir itu pihak pengelola bendungan berhati-hati kok mengelola airnya biar ga banjir
baru kali itu lho mas ngawi banjir besar, tetapi menurut cerita kakek saya almarhum dulu pada jaman kolonial sekitar tahun 1912 juga pernah terjadi banjir besar yang hampir menutup seluruh kota ngawi.
saya juga pernah denger ceritanya, masnya asal ngawi juga to?
tahukah anda bahwa ngawi juga telah mempunyai komunitas blog? :D
yohanpuris last blog post..lupa
Mau dong dikasih informasi terus tentang perkembangan banjir di ngawi dan sekitarnya…
bisa di email ke saya.
saya selalu pantau perkemabangan dari jakarta…
karena keluarga saya semua ada di sana
terima ksih atas infonya
rgds
par.wati@yahoo.com
saya usahakan mbak :-)
mengenaskan…..