Pemerintah telah menyusun road map ICT yang harus dicapai sampai tahun 2025, yaitu mewujudkan Masyarakat Berbasis Pengetahuan atau dikenal juga dengan Knowledge Based Society. Mewujudkan hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. Knowledge Based Society berarti semua individu di masyarakat memiliki akses aktif ke informasi, akses untuk memperoleh pengetahuan dan mengolah informasi atau pengetahuan yang didapat itu menjadi hal yang berguna.
Knowledge based society ini dapat dicirikan oleh adanya peningkatan investasi publik dan swasta dalam riset TIK, dan peningkatan dampak riset TIK terhadap daya saing ekonomi dan peningkatan kualitas hidup bangsa. Indikatornya sangat jelas, yaitu tersedia layanan TIK yang handal, mudah diakses, dan terjangkau.
Penetrasi TIK mengubah tatanan masyarakat menuju knowledge-based society. Dengan ciri-cirinya yaitu : menerima informasi lebih banyak, mendasarkan aktivitas-aktivitasnya pada informasi yang diterima, lebih sadar tentang hak dan kesempatan yang bisa diperolehnya, memiliki lebih banyak kebebasan dan keluwesan dalam menentukan bagaimana mereka diatur dan diarahkan – it is not the leaders who govern people but it is the people who let their leaders govern them.
Dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2009 di Auditorium MM UGM pukul 8.00.
Info lengkap di http://mti.ugm.ac.id/seminar/


hmmm … pinginnya saya sih ikutan, mas syam, sayangnya meski liburan, kerjaan kok ndak habis2, hehe … sok sibuk!
.-= sawali tuhusetya´s last blog ..Mengubah Mind-Set Guru tentang Dunia Kepenulisan =-.